Kau terlalu mencintainya,.
Semakin kau mencintainya, semakin kecil kau mendapatkannya..

Kau memiliki janji kehidupan yang lebih baik di luar sana..
Lupakan janji masa depan yang dia berikan..
Mustahil bagi kalian untuk bersatu.
bahkan takdir pun terlalu kejam untuk kalian.

Berdoalahh...
Berdoalah untuknya,, untukmu, dan untuk kalian..
Hanya itu yang menguatkanmu saat ini dan selamanya :)

Bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu yang paling indah.
Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut diujung dedaunan. Ketika harapan harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan.
Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi.
Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi, malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan nafas tertahan.

"Karena apapun yang terjadi memang karena kehendakNya. Bersyukurlah!!"

"Berdamailah atas apa yang tidak bisa kau ubah"

Bagaimana mungkin seseorang yang mencintai, tak menjaga seseorang yang ia cintai.
Bagaimana bisa seseorang yang mencintai, membiarkan pujaannya berada dalam bahaya.
Bagaimana bisa?

Padahal ia katakan padanya seribu kali kata cinta. Lalu apa itu cinta?
Kau seakan paling mengerti makna cinta. Seakan paling paham bahwa rasa dalam hati harus selalu dikatakan atau diungkapkan tanpa memahami bahwa ada alasannya untuk tetap menahannya di dalam hati.

Bila ia katakan beribu kata cinta pada pujaannya. Lantas berapa kali ia katakan cinta pada penciptanya?
Berapa lama ia berdoa pada Tuhan meminta ditunjukkan cinta yang halal. Berapa lama ia bersujud pada Tuhannya meminta diampunkan dosa dari rindu yang tak diizinkan.
Tanyakanlah padanya berapa kali?

Kau yang mengatakan seribu kali kata cinta, sadarlah bahwa kau telah menyakiti dirimu sendiri, membuat yang seharusnya pahala menjadi dosa.
Kau yang katanya mencintai, kau telah membuat Tuhan cemburu.

Bila datang padamu rasa mencintai. Berdoa agar ia yang kau cintai didekatkan padamu dan dipersatukan denganmu oleh janji yang diridhai Tuhan, lalu bersyukurlah padaNya dengan menyebut namaNya dengan penuh cinta, agar kau tak dicemburui.

Ada kalanya kita tak perlu tau apa yang tersembunyi di balik hati orang lain. Bukankah dengan mengetahuinya kita belum tentu lebih baik dari ketika belum mengetahuinya?

Tak perlu juga mencari tahu tentang yang sebenarnya amat kau ingin kau ketahui. Karena kau akan mengetahui segalanya dalam waktu yang tepat.

Seperti perasaannya padamu, tak perlu terburu-buru menafsirkan apa yang tersirat, atau menerka-nerka tentang perasaannya padamu, karena ketika kau belum mengetahuinya, Tuhan tau kau belum siap untuk tau.

Bagaimana bila dalam hatinya telah ada seseorang yang amat ia tunggu?

Atau...

Bagaimana bila ia menyimpan rasa padamu?

Siapkah?

Maka selamat bersiap dan berdoa, tunggulah waktu yang tepat untuk tau :)

Sudah sekian lama kita kembali berjarak
Dan hatiku pun teracun rindu yang mulai terserak
Lalu bayangmu seakan marak
Inikah hati yang mulai terindu berat?

Sesekali aku ragu menyapamu
Padahal hampir setiap hari kita bertemu
Tapi tak pernah ada kata sapa diantara aku dan kamu
Hanya mata yang sesekali bertegur sayu

Disana kau dapat membaca
Apa yang terkata dari tatap mata
"Apa kabarmu? Kamu tau? Aku rindu!"

Tapi kamu tetap berlalu
tak mengacuhkanku

Aku pun paham jika hatimu
masih memeluk dendam
Pada rasa sakit tetap kamu simpan

Aku hanya ingin menyapamu
Membuang semua luka masa lalu
Aku hanya ingin menyapamu
Berharap aku dan kamu mau berdamai dengan luka yang telah berlalu