Bagaimana mungkin seseorang yang mencintai, tak menjaga seseorang yang ia cintai.
Bagaimana bisa seseorang yang mencintai, membiarkan pujaannya berada dalam bahaya.
Bagaimana bisa?

Padahal ia katakan padanya seribu kali kata cinta. Lalu apa itu cinta?
Kau seakan paling mengerti makna cinta. Seakan paling paham bahwa rasa dalam hati harus selalu dikatakan atau diungkapkan tanpa memahami bahwa ada alasannya untuk tetap menahannya di dalam hati.

Bila ia katakan beribu kata cinta pada pujaannya. Lantas berapa kali ia katakan cinta pada penciptanya?
Berapa lama ia berdoa pada Tuhan meminta ditunjukkan cinta yang halal. Berapa lama ia bersujud pada Tuhannya meminta diampunkan dosa dari rindu yang tak diizinkan.
Tanyakanlah padanya berapa kali?

Kau yang mengatakan seribu kali kata cinta, sadarlah bahwa kau telah menyakiti dirimu sendiri, membuat yang seharusnya pahala menjadi dosa.
Kau yang katanya mencintai, kau telah membuat Tuhan cemburu.

Bila datang padamu rasa mencintai. Berdoa agar ia yang kau cintai didekatkan padamu dan dipersatukan denganmu oleh janji yang diridhai Tuhan, lalu bersyukurlah padaNya dengan menyebut namaNya dengan penuh cinta, agar kau tak dicemburui.

Ada kalanya kita tak perlu tau apa yang tersembunyi di balik hati orang lain. Bukankah dengan mengetahuinya kita belum tentu lebih baik dari ketika belum mengetahuinya?

Tak perlu juga mencari tahu tentang yang sebenarnya amat kau ingin kau ketahui. Karena kau akan mengetahui segalanya dalam waktu yang tepat.

Seperti perasaannya padamu, tak perlu terburu-buru menafsirkan apa yang tersirat, atau menerka-nerka tentang perasaannya padamu, karena ketika kau belum mengetahuinya, Tuhan tau kau belum siap untuk tau.

Bagaimana bila dalam hatinya telah ada seseorang yang amat ia tunggu?

Atau...

Bagaimana bila ia menyimpan rasa padamu?

Siapkah?

Maka selamat bersiap dan berdoa, tunggulah waktu yang tepat untuk tau :)

Sudah sekian lama kita kembali berjarak
Dan hatiku pun teracun rindu yang mulai terserak
Lalu bayangmu seakan marak
Inikah hati yang mulai terindu berat?

Sesekali aku ragu menyapamu
Padahal hampir setiap hari kita bertemu
Tapi tak pernah ada kata sapa diantara aku dan kamu
Hanya mata yang sesekali bertegur sayu

Disana kau dapat membaca
Apa yang terkata dari tatap mata
"Apa kabarmu? Kamu tau? Aku rindu!"

Tapi kamu tetap berlalu
tak mengacuhkanku

Aku pun paham jika hatimu
masih memeluk dendam
Pada rasa sakit tetap kamu simpan

Aku hanya ingin menyapamu
Membuang semua luka masa lalu
Aku hanya ingin menyapamu
Berharap aku dan kamu mau berdamai dengan luka yang telah berlalu

Saat aku termenung dalam kesendirian
Terbesit rasa yang tak biasa, teringat akan waktu saat bersamamu

Waktu saat kau jadi bagian dari langkahku
Waktu saat kau jadi penerang dalam batinku yang gelap

Ini terlalu singkat bagiku, terlalu sedikit keindahan yang kita lalui bersama.
Tapi satu hal yang pasti
Kau memberi warna tersendiri dalam kehidupanku
Sebuah warna yang lambat hari menjelma menjadi lukisan indah.

Takkan pernah terganti dan takkan pernah terlupakan
Tapi takdir menunjukkan jalan yang berbeda.

Kini kita tak lagi menyatu, tiada lagi nafasmu, tiada perhatianmu.

Hanyalah bayang semu yang menerawang tentangmu,
Kini aku belajar untuk merelakanmu.

Belajar mengerti tentang waktu,
Belajar menerima kenyataan.

Aku akan terus mencoba menjalani hidup meski tanpamu
Meski aku tau ini berat, aku akan mencoba.

Tapi ingatlah "kisah tentangmu akan selalu tersimpan dalam sebagian hatiku. Takkan pernah mati san terus selalu ku jaga sebagai kenangan terindah"

*selamat jalan cinta semoga kau kan selalu bahagia*

Aku baru saja bisa bernapas sedikit lebih lega setelah seharian kesana-kemari, hari yang ramai akhirnya bisa ditutup dengan melihat langit yang penuh bintang, menentramkan.

Kau selalu bilang, aku tersenyum penuh rasa bahagia saat melihat langit berbintang, kurasa aku baru saja merasakannya, rasa bahagia menjalar melalui pori-pori tubuhku mengalahkan angin dingin yang menusuk.

Hanya dengan melihat langit pun aku teringat kau, bahkan dengan sedikit bernafas lega artinya membiarkan banyangan kau muncul padaku tanpa bisa kucegah.

Aku ingin tau, apa sebenarnya rencanamu padaku, apakah kau sedang berjuang atau berhenti melangkah, apakah kau membiarkan hatimu tetap pada tempat yang sama atau sudah bersiap pindah, apa yang kau rencanakan padaku? melindungi atau menjauhi.

Kau yang aku tak tahu apa rencanmu, apapun yang kau rencanakan dalam hidupmu, semoga Tuhan juga berencana sepertimu, atau kau berhasil membuat Tuhan mengabulkan rencanamu.


Apapun yang kau perjuangkan, aku akan berdoa yang terbaik untuk kau, bahkan bila apapun itu berubah menjadi siapapun dan bukan aku, aku akan tetap berdoa dengan khusyuk meminta kebaikan untukmu.
Kemarin, hari ini, dan mungkin esok lusa, hati tak pernah tak akan membela kau, seberapapun apa yang kau perbuat lalu melukai aku, membuatku lupa bagaimana cara tersenyum, yang bahkan kau sendiri tak pernah tau aku terluka, tak masalah bagiku.

Aku akan sekuat tenaga menjaaga apa yang ada di hati agar tak ikut keluar dari lisan, kau tenang saja. Aku tak akan membuat kau merasa terbebani dengan apa yang aku rasakan, kau tak perlu tau, kau cukup menjalani kehidupanmu.

Biar aku disini saja, dibelakangmu. Melihat kau tertawa bahagia di depan dengan dia-yang lebih baik dan mereka yang hebat. Aku akan ikut bahagia melihatnya. Bagaimana aku tak ikut bahagia? bukankah itu artinya Tuhan telah mengabulkan doaku.

Tapi bila kau tau, lalu tak akan menuju aku atau menemani aku di belakang, maka kau tak perlu hiraukan aku, tak perlu merasa kasihan padaku. Kau terus saja berjalan ke depan, aku akan mengikuti, hingga hati lelah membelamu.


Kau tenang saja, aku ini gadis kuat.
19.42

Aku perempuan, 
Aku bisa apa selain menunggu?
Aku bisa apa selain mendoakan yan terbaik untukmu?
Aku bisa apa selain memperbaiki kualitas diriku agar pantas untukmu?

Imamku,
Lindungi selalu hatimu agar selalu suci 
hingga kita dipertemukan oleh Tuhan 
yang menjadikan tulang rusuk ita menyatu

.dee.